BRMP Babel Dukung Pengembangan Lumbung Pakan di Lahan Pascatambang Timah
Pangkalpinang, 16 Juli 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kepulauan Bangka Belitung menghadiri Kick Off Meeting Program Pengembangan Lumbung Pakan Berbasis Pakchong, Sorgum, dan Indigofera pada Lahan Pascatambang Timah Pulau Bangka. Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Buku Limau Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini merupakan bagian dari Program Hilirisasi Riset Prioritas SINERGI hasil kerja sama Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan IPB University. BRMP Bangka Belitung diwakili oleh Ketua Kelompok Kerja Sama dan Diseminasi Pertanian, Dr. Mamik Sarwendah, S.TP., M.Sc.
Program tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan kembali lahan kritis bekas tambang timah yang memiliki tingkat kesuburan rendah, didominasi fraksi pasir, minim bahan organik, serta memiliki kemampuan menyimpan air dan unsur hara yang terbatas. Pemulihan lahan dilakukan melalui penerapan pupuk hayati Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA), pemberian bahan organik dan kapur sebagai pembenah tanah, serta pengembangan tanaman pakan unggul berupa rumput gajah varietas Pakchong, sorgum varietas Samurai 1, dan Indigofera zollingeriana sebagai sumber energi dan protein bagi ternak.
Pelaksanaan program dipusatkan pada Kelompok Ternak Semangat Bersama di Desa Tanjung Gunung, Kabupaten Bangka Tengah, melalui kegiatan penanaman, pelatihan budidaya, dan pendampingan transfer teknologi secara intensif kepada peternak. Inisiatif ini diharapkan menghasilkan model penyediaan bahan baku pakan berkualitas, produksi pakan hijauan lengkap, serta standar operasional budidaya Pakchong, sorgum, dan Indigofera. Selain mendukung pemulihan lahan pascatambang, program ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian pakan dan meningkatkan perekonomian masyarakat peternak.